Hidup Seimbang

Dua sisi mata uang selalu menjadi bagian hidup manusia. Tidak terkecuali, sifatnya yang multifunction yang memiliki dua belah otak yang berbeda menjadikan manusia selalu ingin melakukan dua hal yang berbeda pula. Dan saya hidup di dunia yang berbeda pula. Antara kehidupan sosial baik itu di dunia maya ataupun nyata dan realita hidup keseharian. Dua hal yang bertolak belakang, dua dunia yang berbeda. Tapi saya menyukainya.

Kehidupan sosial kadang menjadi candu karena ada kesenangan tersendiri yang didapatkan, tapi realita hidup keseharian harus dihadapi. Dan saya selalu melakukan keduanya secara terus menerus dan bersamaan. Ada kalanya dilema menghantui membayangi. Tapi manusia hanya punya 24 jam dalam sehari yang dirasa tidak akan pernah cukup. Dan apalah artinya ketidakcukupan kalau selalu merasa tidak puas.

Tarik napas dalam-dalam, saya selalu membuat diri saya menjadi dua orang yang berbeda dalam menyikapi dilema antara kehidupan pribadi dan kehidupan sosial. Berusaha menempatkan segala sesuatunya dengan pas dan seimbang. Hanya mengikuti apa yang harus dilakukan dan tidak dilakukan. Dan saya tidak pernah merasa harus berpikir berat atas perbedaan ini. Iyah, terlalu santai kedengarannya.

Sudah lama saya berusaha menghilangkan pikiran berat yang membuat saya tidak bisa tidur. Selalu mengosongkan pemikiran yang kadang tidak ada solusinya. Hanya terus melakukan hari-hari dengan normal tanpa target berat ataupun besar. Dan dilema dua dunia yang berbeda ini tidak menjadi beban pikiran untuk saya. Just let it flow…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s