Dibalik Sebuah Konsep

Alhamdulillah, cuma itu yang bisa terucap. Gelaran Fun Blogging sesi 2 selesai juga. Sebuah gelaran istimewa yang saya sendiri tidak menyangka akan mendapatkan apresiasi sebesar itu. Konsep belajar ngeblog yang dibuat santai tapi serius pada akhirnya menjadi catatan tersendiri saya dalam dunia blogging yang total saya tekuni di satu tahun terakhir ini. Well ilmu ngga pernah putus, selalu saja ada yang bisa diberikan.

Cukup kaget juga salah satu peserta sesi satu ada yang mengatakan, kalau sebetulnya info yang diberikan di Fun Blogging ada dan pernah dibaca, tapi selalu melewatkan dan akhirnya bisa menjadi satu kesatuan yang utuh dalam acara sharing ini. Sebetulnya, kalau memang mau rajin mau aktif dan ingin belajar memang semudah mencari di Google. Yang ternyata tidak semua orang memiliki pemahaman yang sama.

Diakui, jumlah blogger saat ini meningkat pesat. Tapi seperti lost in space kalau tidak paham dan mengerti blogging jenis apa yang akan didalami. Banyak dari mereka yang masih mengaku gaptek, tidak hanya perempuan bahkan laki-laki juga. Mereka tidak paham apa yang ada di dunia blog yang ternyata bisa melakukan apa saja yang mereka inginkan. Iya, blog adalah jembatan bagi siapapun yang yang ingin melakukan apapun. Melalui blog kita bisa mencapai hal-hal yang kita mau. Saya sudah membuktikannya.

Acara yang sudah dua kali berjalan ini bukannya tanpa konsep, bukannya sekedar say hi dengan para pendukung dana dan berbasa basi untuk mengadakan suatu acara. Tetapi sebuah kisah serius yang memang dibuat untuk hasil yang besar. Yaitu memberikan pemahaman luas mengenai dunia blog sesungguhnya yang dialami saya dan sahabat saya. Dan khusus untuk saya, hmm anak geek yang menghabiskan waktunya di internet semenjak usia 19 tahun dan dimentori oleh sepupu saya sendiri untuk membangun sebuah blog yang memberikan tambahan uang jajan. Bahkan sempat kaget saat dia tau sudah banyak pencapaian yang saya lakukan dan tertawa terkekeh saat saya tunjukkan artikel di sebuah tabloid yang memajang photo saya.

Iyes, sudah lebih dari sepuluh tahun on off di dunia blogging tanpa mampu mengalihkan pandangan dari temuan paling berharga abad ini. Sudah terlalu banyak yang saya lihat di internet, sudah terlalu banyak yang saya lewati, bahkan yang mungkin tidak pernah dibayangkan orang lain saya sudah melewatinya melalui dunia blogging. Lucu, sampai hari ini saya pun masih setia ngeblog. Masih mau punya manfaat lebih yang memang buat sebagian blogger itu berharga.

Melakukan sesuatu tanpa mentor itu kaya tersesat di jalan dan terus berjalan tanpa tau arah. Karenanya, saya dan sohib saya ini ingin memberikan sesuatu yang tidak ada di teori manapun karena memang kami murni menjalaninya. Keseharian sebagai blogger sudah sangat melekat dan punya kemampuan lebih akan menjadi tidak akan ada artinya kalau tidak dibagi dan tidak bermanfaat bagi orang lain.

Advertisements

19 thoughts on “Dibalik Sebuah Konsep

  1. 2x acara fun blogging selalu aja saya lewatkan. Bentrok melulu waktunya *sok syeboookkk hehehe

    Tapi dari awal, pas tau siapa aja yang jadi narsum, saya udah punya feeling kalau acaranya bakal bagus banget. Karena yang jadi narsum berkompeten di bidang masing2. Semoga berlanjut terus acaranya, Mak 🙂

  2. Beda, dapat ilmu hasil browsingan dengan ketemu langsung dengan yg sdh mempraktekan, mau membagi pengalaman yang nggak enaknya juga. Apalagi mentor Fun blog nya ihlas, dari hati sampenya ke hati juga 😉

  3. Alhamdulillah, aku beruntung banget bisa ikutan pada sesi 2. Trimakasih atas ilmunya, cikgu! Materinya emang sangat bermanfaat lho!

  4. nyambung komen diatas, memang berasa banget ikhlasnya mak, soalnya jarang banget ada yang ngadain pelatihan, tapi udah gitu dibuatin grup khusus biar belajarnya itu bisa tetep lanjut. Biasanyakan udah pelatihan sekali ya cukup sekali aja mak..

    makanyaa aku seneng dan bersyukur bangeeet waktu itu bisa dapet kesempatan ikutan acara qfun ini 😀

  5. Melakukan sesuatu tanpa mentor itu kaya tersesat di jalan dan terus berjalan tanpa tau arah. -> betuuulll banget maak…

    kepengen banget juga ikutan tapi ya kelewatan muluk, uhuhu. yang pertama karena bentrok sih waktunya, tapi yang kedua aku kok ya sama sekali gak tau infonya yaa *nangiskejer*

    semoga dibuka batch selanjutnya lagi, saya peserta pertama yang mendaftar ya mak XP

  6. Alhamdulillah pernah ikutan disesi I. Jujur aja wkt materinya mba shinta sy terbengong2 blm ngerti jd ga nyambung hehehe…. gaptek bgt soalnya.
    Pengen ikutan lg tp blm kesampaian. Anakku msh blm bs ditinggal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s