Soal Copasan Itu

Ngga terlalu heboh lagi perasaan kasusnya hehehe. Kebetulan teman baik saya yang melakukan sedikit sanksi moral kepada yang melakukannya. Cukup heboh karena teman saya itu seorang blogger yang cukup berpengaruh. Kemudian, saya tau persis kalau teman saya itu ngga akan sembarangan saja berbicara tanpa memiliki bukti-bukti yang konkrit.

Awal mulanya, kami semua tidak mengira. Bahwa sosok yang sedemikian dekat dan sepertinya cukup dikenal berubah menjadi orang yang tidak paham etika. Saya pun mengenalnya sudah cukup lama. Masuk dalam komunitas yang sama dan sering datang ke acara bersama. Yang saya sayangkan, saat mengenalnya dulu pertama kali, orangnya sangat sopan, baik, dan polos. Iya orang yang sepertinya mudah terbawa arus dan terkadang bisa sedikit menghilangkan nuraninya untuk berbuat sesuatu yang merugikan.

Kopas mengkopas itu memang sesuatu yang ngga bisa dihindari. Siapa pun saya rasa ngga pernah luput dari hal ini. Saya juga selalu bilang, berapa pun besarnya usaha kita untuk memproteksi apa yang kita punya di dunia maya, bersiaplah untuk kemungkinan terburuk. Karena saya sendiri juga mampu menembus apa saja yang diproteksi itu, apalagi yang sudah niat sekali mengambil karya cipta kita. Tapi hal ini jadi tidak berlaku kalau kita tau dan mengenal orangnya.

Iya, bagaimana kalau kita mengenal orang yang mengkopas? kalau tidak kenal dan kita tidak tau tentu saja kita bisa cuek kan. Tapi kalau kita betul-betul kenal dan melihat dia melakukan tidak hanya sekali dua kali. Rasanya sudah kelewat batas kalau hanya didiamkan. Maka dari itu, butuhlah seorang yang berani membuat keputusan untuk memberikan sanksi moral tentunya atas nama kebenaran hati nurani.

Bukan karena kepo, bukan karena ada agenda tersembunyi, bukan karena cari sensasi, bukan karena iri hati kalah di lomba yang sama, bukan karena ada apa-apa. Ah apalah itu dibandingkan hati yang tercabik karena tulisan dikopas sedetail-detailnya. Berulang kali. Semua melihat dengan mata tertutup dan seolah membenarkan hal tersebut.

Dan buat saya, untuk seseorang yang sedang melihatnya dari kejauhan, kemudian menulisnya tanpa konfirmasi atau pun mengetahui duduk permasalahan yang sebenarnya. Hei, selamat datang di dunia penyiksaan moral.

Advertisements

7 thoughts on “Soal Copasan Itu

  1. Semoga ada hikmah bagi sahabat mbak Ries yang mengalami hal tidak menyenangkan itu ya mbak.. Mungkin semakin mudah rejeki dan mudah dalam berkarya.. Juga semoga yang melakukan peng-copa-san tanpa izin itu tak melakukan lagi di lain waktu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s