Kenapa Blogger Harus Pakai TLD (Top Level Domain) ?

Bahasan domain ini memang ngga aneh buat saya. Saban hari, ada banyak yang ngobrol sama saya masalah domain. Dari yang sekedar tanya-tanya sampe minta tolong sekalian di-setting dari domain yang gratisan. Biasanya, saya suka tanya balik. Kenapa mau pakai TLD? karena gini, kalo saya mungkin punya alasan jelas dan pasti. Karena ya dunianya di sekitar itu hehehe. Tapi kalau blogger, saya maunya mereka sudah paham dan yakin kalo domain yang sudah dibeli dapat dimanfaatkan dengan baik.

Kalau saya yang ditanya, kenapa kita harus pakai top level domain mba? Jawaban saya sih kurang lebih akan seperti ini :

  1. Domain yang kita bicarakan adalah domain yang digunakan oleh para blogger. Which is, domain = identitas dari blog itu sendiri, bahkan kita sebagai pemiliknya. Itulah kenapa menjadi penting.
  2. Dalam dunia digital, identitas sering dipertanyakan. Memiliki domain artinya memiliki identitas yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena kalau tidak diprotect, kepemilikan domain dapat ditracking.
  3. Apabila sudah mempertimbangkan domain sebagai salah satu identitas penting, maka dibutuhkan profesionalitas sebagai blogger. Dan lagi-lagi profesionalitas = TLD. Rasanya, walaupun tulisannya sebagus apapun masih akan tetap dikaitkan dengan nama domainnya. Apalagi kalau masih ada embel-embel sub domain.
  4. Domain ini juga dimaksudkan untuk membranding diri kita sendiri sebagai blogger. Khususnya yang baru mulai, tapi sudah tau mau menulis tentang apa. Jadi saat sudah mulai banyak pengunjungnya, kita tidak repot lagi untuk memulai dari awal.
  5. TLD itu menaikkan posisi tawar. Sudah banyak yang bilang kalau kebanyakan sekarang pemasang iklan mensyaratkan TLD sebagai syarat utamanya. Karena dari segi SEO, backlink yang didapat dari TLD ini akan lebih menaikkan rangking dibandingkan dengan sub domain. Jadi kesimpulannya, blog yang memiliki TLD yang akan dipakai.
  6. Sub domain dari layanan gratisan tidak memiliki domain authority. Itulah kenapa di beberapa persyaratan untuk mengikuti program tulisan berbayar menggunakan syarat TLD.
  7. Walaupun domain tergolong murah (antara 70rb-150rb *tergantung dolar), tapi saya ngga pernah menyarankan kalau si empunya blog tidak paham benar kebutuhan domainnya. Karena kalau sekedar hanya ikutan keren, pemilihan nama blognya juga biasanya tidak akan dipikirkan dengan baik.

Nah dari pemahaman kenapa domain itu penting bagi seorang blogger, ternyata banyak loh yang sadar kalau memang wajib seorang blogger punya TLD. Walaupun hostingnya bisa menggunakan gratisan dari Blogspot atau WP.Com, akan lebih baik domainnya TLD. Jadi ngga hanya sekedar ikut-ikutan atau pengen dilihat keren, walaupun ada yang begitu tapi kerennya mereka bisa konsisten dan terus bisa mengupdate blognya.

Kemudian, ada pertanyaan lanjutan setelah tau kalau TLD itu penting. Mulai dari milih namanya gimana? Akhiran apa yang bagus? Beli di mana? dan sederet pertanyaan lainnya. Biasanya saya menjawabnya begini :

  1. Kalau blognya tidak niche alias keseharian atau kita sebagai personalnya yang mau dijual, pakai nama asli. Ini ngga hanya kelihatan bagus di kartu nama. Tapi blog kita memang mempresentasikan penulisnya alias pemiliknya.
  2. Kalau blognya berniche, gunakan nama yang mudah diingat, eye-catching, dan tidak mengandung kata-kata yang jelek hanya untuk menarik perhatian. Nama domain = nama baik. Jadi pilihlah yang baik-baik.
  3. Apa perlu pakai kata kunci? saya akan bilang tidak, kecuali domainnya bukan digunakan untuk kepentingan ngeblog. Toh seperti Facebook, Twitter, Google, tidak menggunakan kata kunci bukan. Dan mereka sukses membrandingnya tanpa perlu embel-embel memasukkan kata kunci.
  4. Akhiran apa yang bagus? Tetap .com karena sangat familiar. Tapi kalau sudah susah, mau tidak mau mencari alternatif lain. Pilihan lainnya adalah domain Indonesia seperti akhiran .web.id atau .id. Karena ini menghemat bandwith dan secara tidak langsung membantu negara kita tercinta *tsahh.
  5. Yang terakhir, jangan lupa diperpanjang. Saya pernah sampai harus memantau auction berhari-hari karena domain klien saya lupa diperpanjang. Begitu dibeli harganya menjadi 10x lipat dan kalau mau beli dengan harga yang normal harus menunggu sampai 1 tahun. Dan kejadian, saya nungguin dan setia memantau sampai 1 tahun 3 bulan hahaha. Apa mau dikata, domainnya itu penting banget buat pemiliknya dan sudah merupakan branding yang harganya lebih mahal dari nama domainnya itu sendiri.

See, domain itu harganya akan menjadi mahal dari harga domainnya, karena branding itu sendiri tidak ternilai harganya. Di saat kita membuat domain baru dengan blog baru, maka parameter akan dibuat dari nol lagi. Jadi jangan sia-siakan domain yang sudah dibeli. Maksudnya, ya mbok blognya diisi biar dikira blogger *terPetty.

Saya sebetulnya lagi bingung karena punya beberapa barang oleh-oleh dari Jepang. Dari pada pusing bikin giveaway, jadi saya mau bagiin cuma-cuma aja hehehe. Tapi ngga lucu juga bagi-bagi gratis, maunya pake effort walaupun sedikit ^^. Dan hasilnya, ada barang-barang yang saya beli waktu saya ke Jepang. Lumayan yaa buat kenang-kenangan. Makasih banyak yang sudah meluangkan waktu share ceritanya.

sumpit-jepang

 

[Just Ask] Kira-kira pertimbangan temen temen blogger beli domain untuk blognya apa ya? Kali aja ada jawaban bagus, saya kirimin kartu pos yang dibeli waktu ke Jepang ^^

Posted by Shinta Ries on Wednesday, June 3, 2015

 

Berikut komentar menarik dilihat dari kacamata saya, jadi jangan protes yaaa ^^.

komen 3

Alasan terpilih :

Mba Rizqa sebagai newbie tau benar kalau domain salah satu bagian penting. Bahkan sebelum nulis blog aja udah beli domain duluan hehehe. Semoga lancar, sukses, dan menginspirasi ya mba blognya 😀

Hadiah : Kartu Pos isi 6

Komen 2

Alasan terpilih :

Rudi yang aneh hahaha. Dia tau persis manfaat TLD, tapi kok belum punya sih ckckck. Ya ngga papa sih, itu artinya, memiliki domain butuh tanggung jawab. Buat apa beli tapi kemudian tidak memberikan value added ke blog kita kan ya ^^.

Hadiah : Sumpit isi 2 pasang

komen 4

Alasan terpilih :

Mas Ahsanfile menjelaskan dengan singkat, padat, dan tepat sasaran. Salah satu pengguna domain yang tau pasti kegunaannya ^^b.

Hadiah : Sumpit gambar laki-laki + Gantungan kunci

komen1

Alasan terpilih :
Isti memanfaatkan domain untuk salah satu kelebihan yang tidak dimiliki oleh domain dan hosting gratisan (WP). Di mana fitur tersebut menjadi salah satu fitur penting untuk kegiatan blogging yang lebih pro. Dan akhirnya jadi tau kalau branding itu ternyata harganya lebih mahal dari nama domainnya sendiri ^^.
Hadiah : Sumpit gambar perempuan + gantungan kunci
Selamat yaa, makasih banyak udah ikutan ngobrol bareng Shintaries Co (halaghh). Silahkan inbox atau email alamat kirim yaa ke shintaries@gmail.com.
Advertisements

27 thoughts on “Kenapa Blogger Harus Pakai TLD (Top Level Domain) ?

  1. Waaahh…aku telat mampir kesini…Blognya kereeeen mba shinta, kontenya juga keren… 🙂
    Aku milih namaku sendiri mba sebagain domain, niatnya sih pengen ngebangun personal branding gitu…Tapi perjuangan masih panjang, kudu rajin dan harus belajar lagi…Makasih infonya 🙂

  2. Ooh istilah lainnya TLD toh Mbak? Baru ngeh 🙂

    Saya akhirnya beli domain setelah 3 tahun … rada nyesal juga sih kenapa bukan dari sebelum2nya. Tiga tahun itu, sudah lumayan perolehan page views, PR sudah 2 pula, alexa sekitar 500ribu.

    Alasannya, pengen lebih profesional. Ngakunya blogger, pengennya profesional tapi koq masih pake sub level domain, jadinya malu sama diri sendiri kan seperti tidak mempertanggungjawabkan tekad utk menjadi blogger profesional itu ya, hehehe. Dan memang setelah ganti nama domain, yang nawarin job review jadi lebih banyak, Mbak. Tapi teteup dong, saya menulisnya dengan nyaman, menulis apa yang ingin ditulis, bukan semata2 pengen job review-nya banyak saja 🙂

    1. hayooo luar negeri yang mana mbaa hehehe blogger pro di luar udah TLD semua malah pake hosting sendiri ^^. Naikin DA yaa, bikin banner kecil aja trus tuker banner deh 😀

  3. Hehe nampar aku banget nih mbak..beberp wkt lalu baru aja beli domain d blogspot tp masih bgung karena selama ni kelamaan d gratisan d wp..hiks hiks bgungnya karena mesti mulai dari awal lagi ??

  4. Halo Mbak, thanks for sharing ya 🙂 So inspiring. Kebetulan aku baru mulai nge-blog sebulan ini, awalnya iseng.. eh ternyata ketagihan. Sebagai blogger yg sudah melanglangbuana, boleh minta rekomendasi dimana bisa register domain + hostingnya kah mba? Thank you..

  5. wah yang nomor 4 sangat mengena….wkwkwk terus satu lagi mbak untuk alasan menggunakan domain web.id yaitu MURAH 😀 hehe
    tapi sebenernya saya pengen ganti .com mbak adakah saran? 🙂

    1. Lebih mudah diingat memang diusahakan yang com ^^. Tapi klo ganti dari web id nanti mulai dari nol lagi ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s